Hadapi MEA, BPR Lakukan Koalisi Besar Tingkatkan Kompetensi

Untuk Jasa Renovasi / Bangun rumah, seperti renovasi kamar tidur, renovasi kamar mandi, perbaikan dapur, renovasi sekolah, renovasi gudang, perbaikan supermarket / minimarket, renovasi borongan toko roti, renovasi toko oleh-oleh, servis showroom mobil, renovasi kost elit, renovasi pabrik, renovasi parkir /carport , toko bangunan, perbaikan garage (carport), pembuatan pagar, jasa servis pengecatan kamar atau ruangan, renovasi ruang tamu, pemasangan batu alam, borongan pasang keramik, kamar mandi bocor / rembes bangun rumah kantor villa di Bali, silakan menghubungi :

Telp. 08533 8050214 / 08123823624

Jasa renovasi : rumah, villa, hotel, spa, rumah makan / restoran, kantor, gedung, ruko, rumah toko, rumah kantor, supermarket, minimarket dll. Kami siap datang ke tempat Anda untuk survey dan berdiskusi mengenai jasa renovasi dan bangun ini.
Beritabali.com, Denpasar. Dibukanya industri perbankan seluas luasnya di tahun 2020 dan keikutsertaan Indonesia dalam MEA perbankan, BPR harus siap diri yang dibarengi dengan kompetensi yang mumpuni. Pasalnya, saat ini secara kompetensi Indonesia khususnya perbankan (BPR) yang bergerak di sektor riil harus mampu meningkatkan kompetensinya dalam mengantisipasi masuknya tenaga asing atupun arus modal dari mancanegara.
“Jika dicermati secara perseorangan kompetensi yang dimiliki kita telah mumpuni, hal ini terlihat dari banyaknya orang Indonesia yang menempati posisi straregis di banyak perusahaan asing, namun demikian jika dibandingkan secara rasio jumlah penduduk jelas kita masih kalah jauh,” ujar Ketua Umum Ikatan Banker Professional Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Made Arya Amtaba, MM Selasa(14/4/2015).
Menurut Amitaba, langkah itu dilakukan sebagai kepedulian dari IPro BPR melalui anggotanya untuk meningkatkan kompetensi dalam menghadapi MEA dalam waktu dekat. Dalam upayanya meningkatkan kompetensinya, Amitaba mengaku BPR mau tidak mau harus ada suatu gerakan  radikal dan secara intens dilakukan untuk mengejar ketertinggalan.
Baginya, kekawatiran menghadapi MEA selayaknya tidak perlu terjadi jika BPR siap membuka diri yang dibarengi dengan peningkatan sdm, kompetensi, serta membuka wawasan.
“Peluang yang diperlu dicermati, bahwa BPR itu wajib Merah – Putih karena awal didirikannya BPR itu bagaimana menggerakkan sektor riil masyarakat. Untuk itu, MEA bukanlah momok yang menakutkan,” tegas Amitaba yang juga Direktur Utama BPR Kanti.
Selain itu, sambung Amitaba, dalam masa tenggang saat ini perlu adanya campur tangan regulator dalam memproteksi BPR sebagai mesin penggerak ekonomi masyarakat  yang core-nya ada di UMKM. Menurutnya, lahirnya BPR sebagai kearifan lokal ini datangnya dari masyarakat kecil yang ada di daerah.
Lebih jauh, Amitaba mengaku Ipro menjadi garda terdepan bagi BPR menghimbau anggotanya untuk tidak kawatir dalam menghadapi MEA, serta jangan lantas terlena namun harus dibarengi dengan kesiapan melalui percepatan dan peningkatan kompetensi.
“Dalam memfilter penetrasi yang sangat cepat nantinya, BPR harus dikembalikan lagi pada khitohnya, bahwa BPR merupakan penggerak ekonomi masyarakat kecil diluar campur tangan asing. Dalam perjalannya nanti IPro akan berjuang dan sejalan dengan PERBARINDO, karena kedua lembaga ini baik secara profesi dan lembaga tidak bisa dipisahkan,” ungkapnya.
Pningkatan kompetensi, jelas Amitaba, harus pula dibarengi dengan meningkatnya pertumbuhan kinerja BPR di atas 20% hingga 25%. Hal itu menjadi suatu hal yang wajib dalam menghadapi gempuran MEA sehingga BPR secara signifikan harus bertumbuh.
“Agar bisa merealisasikan pertumbuhan kinerja BPR sebesar 20% hingga 25% , BPR hendaknya bahu – membahu dalam capaiannya, jika perlu bentuk koalisi besar dalam menghadapi gempuran asing melalui MEA yang Desember tahun ini krannya segera dibuka,” pungkasnya.[dws/bbn]
Sumber : http://www.beritabali.com/read/2015/04/15/201504150002/Hadapi-MEA-BPR-Lakukan-Koalisi-Besar-Tingkatkan-Kompetensi.html
DISKON MURAH MEI - JUNI - JULI 2015VOUCHER PROMO TOUR KE BALI (HARGA ONLINE)
Watersport Tanjung Benoa Rp. 200.000 85.000 /orang
Ayung Rafting Rp. 450.000 275.000 /orang
Telaga Waja RaftingRp.450.000 275.000/orang
Quicksilver CruiseRp. 950.000 745.000 /orang
Bounty CruiseRp.960.000 650.000 /orang
Bali Hai CruisesRp.920.000 835.000 /orang
Sunset Dinner Cruise (romantic dinner) Rp.600.000 420.000 /orang
Seawalker Tanjung BenoaRp.650.000 405.000 /orang
Marine Walk Nusa Lembongan Rp.950.000 720.000 /orang
Sewa Mobil Bali + Driver (tanpa BBM)Rp.300.000 275.000 /10 jam
Scuba DivingRp.500.000 300.000 /orang
Odyssey SubmarineRp.800.000 545.000 /orang
Tour Pulau PenyuRp.650.000 350.000 /10 orang
Seafood Pantai JimbaranRp.275.000 130.000 /paket
Bali Bird ParkRp.160.000 105.000 / orang
Waterbom KutaRp.260.000 205.000 / orang
Naik Unta (Camel Safari)Rp.400.000 280.000 /orang
Naik Gajah (Elephant Safari)Rp.700.000 560.000 / orang
Tiket tari Kecak Uluwatu (Sunset) Rp.120.000 90.000 / orang
Tiket Tari Barong BatubulanRp.120.000 70.000 / orang
Tiket Perahu Dolphin Lovina (Lumba-Lumba)Rp.200.000 100.000 / orang
Paket Spa BaliRp.400.000 220.000 / orang
Paket Tour Seafood Jimbaran KecakRp.590.000 499.000 / orang
Fast Boat ke LombokRp.520.000 420.000 / orang
BOOK NOW >>>BOOK NOW >>>